Ga terasa, 4 tahun sudah pernikahan kami berjalan, dengan segala suka dan duka, segala amarah dan tangis, segala tawa dan canda, dan juga dengan hadirnya 2 kurcaci kecil di antara kami.
2 kurcaci kecil tersebut semakin membuat kami tersadar, bahwa kini kami tidak hanya berdua, sekarang kami berempat. Mungkin akan berlima, berenam, atau entah berapa…. Amin…..
Pernikahan kami tanggal 10 April 2004 dilangsungkan di Cikampek, dan tanggal 10 April 2008 berarti 4 tahun sudah kami menikah. Lalu apa yang sudah kami dapat?
Tanggal 12 April 2008, berbarengan dengan pertemuan panitia Booster PESAT Bogor, Ayah dan Bunda pergi “kencan” berdua sekalian mengenang kembali apa saja yang sudah kami dapat dan kesalahan apa saja selama 4 tahun ini. Hi3…serasa anak muda saja. Anak2 ditinggal di rumah bersama pengasuhnya. Sekali-kali tanpa “buntut”….
Hasil review kami ternyata ga beda jauh dengan hasil diskusi-diskusi kecil kami yang sering dilakukan saat waktu luang di rumah.
- Bahwa komunikasi dan keuangan kami semakin kacau belakangan ini (hiks….Bunda ga bisa ngontrol keuangan banget setelah nambah anak…..)
- Bahwa kami perlu memperbaiki kualitas hubungan terutama dengan anak2. Ketemu anak2 hanya saat pagi dan malam, berarti saat2 tersebut harus betul2 dimanfaatkan agar tidak sia-sia
- Bahwa kami harus segera memperbaiki kehidupan rumah tangga kami, mungkin salah satunya dengan mempercepat kepindahan kami ke rumah di Cibinong
- Bunda harus lebih bisa mengontrol emosi (kacaw….kacaw….penyakit jaman dulu masih belum sembuh juga)
- Ayah harus mencoba mengurangi “kemalasan” Ayah (padahal dolo Ayah rajin banget tuh….)
Benar juga, kalau tidak pergi berdua begini, kapan lagi kami bisa berbincang2 dengan tenang…
Walaupun akhirnya harus ngerogoh kocek juga sih….lha wong makannya di Pizza Hut jeee….
Toh bagaimanapun, kehidupan Bunda selama 4 tahun belakangan ini adalah hidup yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, dan tidak akan pernah Bunda sesali…


